Dinilai Janggal, Forpi akan Investigasi Proses Pembangunan Hotel di Jalan Pajeksan

Sutriyati | Rabu, 28 Januari 2015

Ilustrasi: Pagar bumi SMPN 3 Yogyakarta yang longsor sepanjang sekitar 5 meter dipasang garis larangan polisi, Rabu (27/1). (Sutriyati/kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Usai melakukan pemantauan di lapangan, Forum Pemantau Independen (Forpi) Pakta Integritas Kota Yogyakarta akan melakukan investigasi mendalam terkait proses pembangunan hotel di kawasan jalan Pajeksan Yogyakarta.

Koordinator Forpi Kota Yogyakarta, Winarta mengatakan, inverstigasi akan dilakukan menyusul adanya kejanggalan dalam proses pembangunan hotel delapan lantai tersebut. (Baca juga: Penggalian Bangunan Hotel Dimulai, Pagar Bumi SMP Bekas Sekolah Sultan Terancam Roboh?)

Winarta menjelaskan, berdasarkan keterangan dari Kepala SMPN 3 Kota Yogyakarta, Sofwan, sampai saat ini belum ada pemberitahuan dari pihak pelaksana proyek. Padahal, lokasi pembangunan hotel sangat berdekatan dengan sekolah.

“Pihak pelaksana proyek hanya memberitahukan kepada ketua RW setempat,” kata Winarta dalam rilisnya yang diterima kabarkota.com melalui email, Rabu (28/1).

Selain investigasi, lanjut Winarta, pihaknya juga telah meminta klarifikasi pihak Dinas Perizinan Kota Yogyakarta, melalui Kepala Bidang Pelayanan, Setiyono. Menurut keterangan Setiyono, kata Winarta, pemberian IMBB atas nama Eko Bimantoro itu berdasarkan rekomendasi dari sejumlah instansi terkait, seperti Badan Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta dan Dinas Pariwisata Termasuk pemantauan ke lokasi sebelum proses pembangunan dimulai.

“Dia (Setiyono) juga berjanji akan segera memberikan data-data terkait yang kami butuhkan,” ungkapnya. (Baca juga: Kebutuhan Hotel di Yogyakarta Dipertanyakan)

Pihaknya juga mendorong agar Pemkot Yogyakarta bisa memastikan bahwa selama proses pembangunan hotel tersebut tidak akan mengganggu proses belajar mengajar atau pun merusakkan bangunan di SMPN 3 Yogyakarta.

“Perlu adanya pengetatan dalam proses perizinan khususnya tempat-tempat usaha, misalnya hotel yang berlokasi dekat dengan sekolah,” pintanya.

SUTRIYATI

Sumber

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *