Dua Calon Komisioner LOD DIY Terindikasi Tak Independen

27 November 2014 9:42 WIB

Foto: Istimewa

YOGYAKARTA,suaramerdeka.com –  Dua calon anggota Lembaga Ombudsman Daerah (LOD) DIY terindikasi tidak independen dan cenderung partisan. Hal itu diketahui setelah Forum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) DIY menelusuri Daftar Calon Tetap (DCT) di KPU.

“Dari penelusuran kami dua nama dari 20 calon yang lolos sampai ujian tertulis ternyata masuk dalam Calon Legislatif 2014 lalu,” tutur Beny Susanto, selaku Ketua Dewan Pengurus Forum LSM DIY, Kamis (27/11).

Menurut Benny, dua nama calon komisioner itu sebelumnya tercatat sebagai Caleg DPRD Provinsi dan Caleg DPRD Sleman. Keduanya menduduki urutan nomor satu dalam pemilihan legislatif.

Meski tidak lolos ke kursi dewan, namun pendaftaran sebagai komisioner LOD DIY ada ketentuan bahwa yang bersangkutan tidak aktif dalam Partai Politik untuk beberapa tahun.

“Kami mengindikasikan dua calon komisioner itu tidak independen. Ini sudah keluar dari fungsi sebagai pengawas pemerintahan,” ungkapnya.

Berdasarkan Pergub Nomor 69 tahun 2014 pasal 5, jelas Benny, diatur prinsip kerja

LOD DIY bersifat independen. Pada pasal 1 juga disebutkan lembaga ini bersifat independen untuk mengawasi penyelenggaraan pemerintahan dan badan usaha, khususnya pelayanan publik. “Kami rasa Pansel (Panitia Seleksi) teledor dalam menyeleksi calon komisioner LOD DIY. Ini yang harus dikoreksi bersama-sama,” ujar dia.

Atas kondisi itu ketika persoalan sudah muncul, lanjut Beny, maka pihaknya meminta agar Pansel LOD DIY tidak meloloskan yang bersangkutan ke tahap berikutnya. “Jika diloloskan maka kami akan beraudiensi dengan Gubernur DIY untuk bersama-sama mencermati hal ini dan tidak memasukan dalam SK LOD DIJ 2015-2018,” imbuhnya. (Gading Persada / CN26)

Sumber

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *