FGD Bersama Lembaga Ombudsman Swasta Provinsi DIY

14 Agustus 2012 | Balai Besar/Balai POM » Yogyakarta

Hasil temuan intensifikasi pengawasan pangan yang dilakukan BBPOM di Yogyakarta menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1433 H / 2012 M ini masih mengikuti pola yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu pangan kedaluarsa, pangan kemasan rusak (berkarat, penyok, gembung), Pangan TIE (Tanpa Ijin Edar), Pangan tidak memenuhi ketentuan Pelabelan dan jajanan yang mengandung bahan berbahaya.

Terkait dengan hal tersebut Lembaga Ombudsman Swasta (LOS) Provinsi DIY mengundang BBPOM di Yogyakarta dalam forum FGD bersama Disperindagkop-UKM, LKY (Lembaga Konsumen Yogyakarta) yang dilanjutkan dengan acara jumpa pers kantor LOS pada tanggal 14 Agustus 2012.

Pada kegiatan FGD tersebut BBPOM di Yogyakarta mendapat kesempatan pertama untuk melaporkan hasil pengawasannya dilanjutkan LKY dan Disperindagkop-UKM. Dalam kegiatan ini disepakati bahwa kebutuhan manusia akan pangan adalah hak asasi setiap warga negara, yang selain ketersediaanya harus cukup juga menyangkut keamanan, mutu dan gizi pangan harus terjamin. Peran pemerintah dalam pengawasan dari hulu sampai hilir (pre market sampai post market) diefektifkan dan perlu sinergisme dari berbagai pemangku kepentingan.

Sumber

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *