Harus Bisa Jaga Independensi

Gubernur Lantik Pengurus LOD DIJ dan LOS DIJ Baru

JOGJA – Gubernur DIJ Hamengku Buwono X meminta sepuluh pengurus baru Lembaga Ombudsman Daerah (LOD) dan Lembaga Ombudsman Swasta (LOS) DIJ bisa menjaga independensi mereka. Independensi tersebut harus ada agar LOD dan LOS bisa dipercaya masyarakat untuk menerima berbagai pengaduan.

“Harus jaga kredibilitas di depan masyarakat,” pinta HB X saat mengukuhkan pengurus baru LOD dan LOS di Gedung Pracimosono Kepatihan Pemprov DIJ kemarin (10/1).

Lima pengurus LOD DIJ yang dilantik adalah Ratna Mustika SIP, Buyung Ridwan Tanjung SH LLM, Eko Agus Wibisono SIP, Muchsin Achmad S. Ag M. Ag, dan Siwi Dwi Lestari Dian Kustanti SPsi. Sementara lima pengurus LOS DIJ adalah Siti Rochmani Sag, Siti Umi Achiroh SH, Nur Syahbani Purnama SE MSi, Slamet SPd, dan Nukman Firdausi.

Gubernur menambahkan, asistensi ombudsman akan memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan penyelenggaraan negara yang diidamkan. Yakni, bersih, jujur, transparan, akuntabel, dan bebas KKN.

Untuk itu, perlu ada pelatihan peningkatan kemampuan dari SDM-nya sehingga tercipta capacity building yang lebih terpercaya, “Berbagai rencana strategis yang belum tercapai pada periode keanggotaan sebelumnya, hendaknya dapat disinergikan dengan situasi dan kondisi yang berkembang,” sambungnya.

Dia juga berharap agar kedua lembaga tersebut bisa memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang good governance. Salah satunya dengan menyampaikan aduan sebagai bahan evaluasi bagi institusi-institusi, baik pemerintah maupun swasta.

“Edukasi terhadap masyarakat,khususnya menengah kebawah, saya harapkan dapat diteruskan. Dengan begitu masyarakat secara keseluruhan tahu bahwa proses menuju good governance terus berjalan,” katanya.

Salah satu pengurus LOS DIJ yang baru dikukuhkan Siti Rohmani mengatakan, pihaknya juga menangani pengaduan terkait dengan BUMN seperti diminta Panitia Seleksi LOD dan LOS. Dia mengakui, selama ini LOS hanya menerima pengaduan menyangkut perusahaan-perusahaan lokal. “Kami akan melakukan seperti apa yang diharapkan pansel”, kata dia usai pengukuhan.

Ani, sapaan akrabnya, menambahkan, supaya tidak tumpang tindih dengan tugas Lembaga Ombudsman Republik Indonesia (ORI), pihaknya juga akan melakukan koordinasi. “LOD, ORI, dan LOS itu kan sebenarnya visinya sama jadi ya kita perlu ada koordinasi,” sambungnya.

Sejauh ini, belum ada koordinasi antara pengurus LOS baru maupun pengurus LOS sebelumnya. Jadi, pihaknya belum mengerti sejauh apa perkembangan LOS. “Kami juga perlu tahu seperti apa capaian pengurus LOS lalu supaya kami bisa melanjutkan atau tahu harus memulai dari mana,” kata Ani. (hed/abd)

Sumber : Radar Jogja Rabu 11 Januari 2012 Halaman 2

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *