Imejnya Terkesan Baik, Ternyata Koruptor

Rabu, 21 August 2013 | 17:38 WIB

Sleman, JOGJA TV | Banyaknya kasus korupsi yang berhasil diungkap KPK di satu sisi memberikan rasa optimisme bahwa pemberantasan korupsi semakin baik. Namun, di sisi lain terungkapnya kasus korupsi ini membuat kita miris. Pasalnya pengungkapan kasus korupsi justru memunculkan orang-orang baru.  Topik ini mengemuka dalam Bincang Hari Ini, senin (19/8/13).

Terungkapnya kasus korupsi yang melibatkan kepala SKK Migas Rudi Rubiandini mengejutkan kita bahwa orang yang selama ini terkesan baik, jujur dan bersih ternyata terseret dalam kasus korupsi. Terungkapnya kasus ini memberikan peta kepada public tentang siapa pelaku korupsi, ruang mana saja yang potensial terjadi praktik korupsi dan siapa saja yang mempengaruhi praktik korupsi. Makin banyaknya kasus korupsi yang terbuka maka harus semakin jelas penanganannya. Demikian diungkapkan oleh Ketua Pukat UGM, Dr.Zainal Arifin Moechtar.

Peluang praktik korupsi biasanya berawal dari mal administrasi. “Jika mal administrasi ini dibiarkan maka akan berlanjut ke praktik korupsi,” kata Kapokja Bidang Penanganan Laporan LOD DIY, Buyung Ridwan Tanjung.

Lembaga Ombudsman Daerah (LOD) yang berwenang mengklarifikasi dan menginvestigasi pengaduan terhadap pelayanan publik sejak tahun 2012 hingga sekarang telah menerima aduan terkait pelayanan public sebanyak 336 kasus. Aduan tersebut kebanyakan dilakukan oleh warga dan target yang disoroti umumnya adalah instansi pemerintahan, seperti pelayanan kesehatan maupun pendidikan. Yang patut menjadi catatan, berdasarkan hasil investigasi LOD DIY hampir sebagian besar pejabat daerah tidak tahu bahwa apa yang mereka lakukan cenderung menuju kepada praktik korupsi.

Mengendalikan praktik korupsi perlu gerakan massif dari masyarakat untuk menegakkan kejujuran. Masyarakat harus kritis dalam memilih pemimpinnya. “Integritas, kapabilitas dan aksesibilitas menjadi alat ukur terbaik dalam memilih seorang pemimpin”, papar Zainal Arifin. (Rum) — Editor:Pascalis

Sumber

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *