Korban Abu Tours di Jogja Dipersilakan Lapor Polisi

SABTU, 24 MAR 2018 14:49 | EDITOR : SOFYAN CAHYONO

Kantor biro Abu Tours di Jalan Magelang, Kota Jogjakarta sudah lama tutup. (Ridho Hidayat/JawaPos.com)

JawaPos.com – Lembaga Ombudsman (LOD) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) mempersilakan calon jamaah umrah dari biro jasa Abu Tours jika ingin melaporkan ke polisi. “Jika nanti jamaah akan meneruskan laporan ke Polda DIJ, tentu itu menjadi hak bagi jamaah,” kata Komisioner LOD DIJ Fuad, Sabtu (24/3).

Kini, Ombudsman Jogja masih menindaklanjuti 20 laporan yang masuk awal Maret lalu. Ombudsman akan mengeluarkan rekomendasi yang selanjutnya diteruskan ke stakeholder terkait.

“Kami tetap akan melanjutkan laporan sesuai dengan prosedur Lembaga Ombudsman. Perumusan rekomendasi yang akan kami teruskan ke instansi terkait,” ucapnya.

Dari pantauan di lapangan, kantor Abu Tours di Jalan Magelang, Tegalrejo, Kota Jogjakarta sudah tak beroperasi. Menurut informasi dari warga setempat, kantor tersebut sudah tutup sejak Februari lalu.

Sempat ada pula beberapa calon jamaah umrah yang menemui warga menanyakan keberadaan pengurusnya. Mereka ingin mengetahui kejelasan keberangkatan ke tanah suci. “Sudah tutup lama kantornya,” ujar Paryono, petugas keamanan sebuah toko cat dekat kantor biro Abu Tours.

Sebelumnya, sekitar 20 calon jamaah umrah dari Jogja dan beberapa daerah sekitar mengadu ke kantor LOD DIY. Mereka Meminta untuk dipertemukan dengan pihak Abu Tours yang berkantor pusat di Makassar dan Jakarta.

Dari perkembangan kasusnya, Polda Makassar menetapkan CEO Abu Tours Hamzah Mamba sebagai tersangka dugaan penipuan dan penggelapan Jumat (23/3). “Belum buka posko (pengaduan Abu Tours). Tapi siapapun yang akan melapor akan kami layani secara khusus,” kata Kabid Humas Polda DIJ AKBP Yulianto.

(dho/JPC)

Sumber

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *