KORBAN MERAPI REPOT SOAL AKTA KELAHIRAN

Yakinlah Warga Tidak Bohong

SEJUMLAH warga lereng Merapi Desa Kepuharjo, Cangkringan mengaku kesulitan memperoleh pergantian akta kelahiran baru yang hilang akibat terbakar awan panas erupsi Gunung Merapi 2010 lalu. Kebijakan yang diterapkan pemerintah kabupaten dinilai memberatkan mayarakat, yakni ketika warga mengajukan permohonan diminta untuk mencari akta lama atau bukti berupa foto copy. Jangankan akta kelahiran, tempat hunian juga hangus.

“Ini menjadi sangat ironis ketika masyarakat terkena dampak erupsi hingga seluruh harta terbakar masih diminta untuk mencari akta lama. Semestinya pemerintah kabupaten bisa memberikan kemudahan terhadap warga terkena dampak yang sekarang ini meminta pergantian akta kelahiran yang memang benar-benar telah terbakar awan panas,” kata Kepala Desa Kepuharjo Heri Suprapto dalam Musyawarah Rakyat Korban Merapi (Murakapi) di Ponpes Ak\l Qodir Wukirsari Cangkringan, Sabtu (11/6).

Pihaknya meminta ada kebijakan khusus bagi masyarakat korban Merapi di Cangkringan agar dipermudah dalam prosedur lain termasuk proses memperoleh Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) dan STNK yang juga terbakar awan panas. Prosedur untuk memperoleh duplikat BPKB juga bertele-tele dan harus memenuhi 12 item persyaratan, termasuk salah satunya mewajibkan pemasangan iklan kehilangan di dua surat kabar juga syarat lain.

Menanggapi keluhan masyarakat Wakil Bupati Sleman Yuni Setia Rahayu menyatakan agar permintaan atau kendala masyarakat korban Merapi agar dinotulensi. Notulensi keinginan dan keluhan warga nantinya akan direkomendasikan kepada Bupati gara memperoleh kebijakan yang tidak memberatkan warga terkena dampak erupsi Merapi, tegasnya. Ketua Silaturahmi Alim Ulama dan Tokoh Masyarakat Lintas Iman Kawasan Merapi (Salaman Merapi), KH Masrur Ahmad mengatakan pertemuan antar warga masyarakat dengan birokrasi tujuannya untuk mencari jalan tengah. (*-10)-b

Sumber: SKH Kedaulatan Rakyat Minggu, 12 Juni 2011 Halaman 1 & 10 Kolom 3

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *