Kuota Khusus bagi Siswa Ber-KMS

PPDB KOTA TAHUN PELAJARAN 2009/2010 

YOGYA (KR) – Pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2009/2010 ini, Pemkot Yogyakarta menerapkan kuota khusus bagi para siswa dari keluarga miskin warga Kota Yogyakarta pemegang Kartu Menuju Sejahtera (KMS). Demikian pula, untuk pendaftarannya, mendahului dari pendaftaran reguler (non KMS), yaitu pada 29-30 Juni mendatang, dengan sistem online.

“Besaran kuota bagi siswa pemegang KMS berbeda-beda, tergantung untuk SMP, SMA dan SMK,” ujar kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Drs Syamsury MM didampingi Rachmat (Pendamping Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan/PPTK) di Balaikota, Senin (4/5).

Dikatakan Syamsury, untuk SMP, para pemegang KMS mendapatkan kuota 25 persen dari daya tampung. Yang non KMS, penduduk Kota Yogya memperoleh kuota 55 persen dan penduduk luar Kota Yogya mendapat kuota 20 persen.

Sedangkan untuk SMA pemegang KMS memperoleh  kuota 10 persen dari daya tampung. Yang non KMS mendapatkan kuota 60 persen dan yang penduduk luar Kota Yogya mendapat kuota 30 persen.

Sementara yang SMK, kuota pemegang KMS sebesar 20 persen dari daya tampung dan yang non KMS mendapat kuota 80 persen. Sedangkan bagi TK dan SD tidak menerapkan adanya kuota, karena seleksi dilakukan berdasarkan usia.

“Para pemegang KMS ini sengaja kami akomodir secara khusus, karena tahun-tahun sebelumnya hanya sedikit warga kota pemegang kartu ini yang diterima di sekolah negeri di Kota Yogya,” ucapnya.

Dipaparkan, dengan adanya kuota tersebut, saat ini setidaknya dari 3.132 daya tampung SMP yang tersebar di 16 SMP Negeri se-kota 800-an kursi di antaranya bagi siswa miskin. Demikian pula dari 11 SMAN, terdapat 2.556 kursi yang 256 kursinya diperuntukkan siswa miskin. Dan untuk SMK setidaknya 727 kursi bagi siswa miskin dari daya tampung 3.250 yang tersedia di 7 SMKN.

Syamsury mengatakan, meski ada pihak yang tidak setuju dengan penerimaan siswa melalui sistem online, namun Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta tetap akan menggunakannya untuk PPDB tahun ini. Sistem ini dipilih karena bisa dilakukan lebih transparan. Dengan sistem tersebut, panitia tidak bisa melihat anak siapa yang mendaftarkan diri, jecuali hanya berdasarkan hasil Unas/UASBN calon peserta didik tersebut.” Untuk standar nilainya tentu nanti berbeda anatar yang regular (non KMS) dengan yang KMS. Karena itu seleksi siswa yang ber-KMS kita dahulukan untuk bersaing dengan sesama KMS,” ungkapan Rachmat.

Mengenai jadwal PPDB di Kota Yogyakarta, untuk SMA pendaftaran dibuka 2-4 Juli 2009 dan pengumuman 6 juli 2009, sedangkan SMK dilakukan tanggal 2,4,3 dan 6 Juli 2009 dengan pengumuman tanggal 7 Juli 2009 sedangkan SMP dilakukan tanggal 6-7 Juli 2009 dan diumumkan 8 atau 9 Juli 2009 (tergantung kepastian jadwal Pilpres). Dan bagi TK serta SD akan dibuka pada 1-2 Juli 2009 dan pengumuman 3 juli 2009. (Ret/Mus)-b

Sumber: KEDAULATAN RAKYAT, Selasa, 5 Mei 2009

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *