Laporan LOD DIY Tahun 2014

Lembaga Ombudsman Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta telah memasuki usia sepuluh tahun pada tahun 2014 ini. Sebagai lembaga independen yang mempunyai fungsi utama menerima pengaduan dan menindaklanjuti setiap pengaduan yang disampaikan oleh warga masyarakat serta untuk mendorong, menegakkan good dan clean governance dalam penyelenggaraan pemerintahan di DIY, LOD DIY telah melakukan banyak hal untuk memenuhi harapan masyarakat untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas bagi seluruh warga masyarakat. Keberadaan lembaga seperti LOD DIY semakin penting untuk memastikan fungsi check and balances serta untuk menjawab tesis bahwa “power tends to corrupt absolute power corrupt absolutely” (kecenderungan kekuasaan itu korup dan semakin absolut sebuah kekuasaan maka korupsinya semakin tak terkendali). Orientasi pemerintahan yang semula dimaknai sebagai otoritas kewenangan yang cenderung represif sedang saat ini telah bergeser dimaknai sebagai penyelenggara yang berorientasi pada pelayanan bagi seluruh warga masyarakat.

Dalam rangka untuk menjawab ekspektasi warga masyarakat terhadap LOD DIY, banyak hal yang telah diupayakan oleh LOD DIY dalam rangka untuk mewujudkan cita-cita pelayanan public yang berkualitas bagi warga masyarakat dan mendorong terwujudnya good dan clean governance. Di antara usaha-usaha yang telah dilakukan antara lain: pertama, membangun kemitraan multistakeholders untuk membangun komunikasi serta tali silaturrahim antarlembaga baik dengan lembaga eksekutif, legislatif, civil society maupun organisasi masyarakat yang turut peran serta dalam mengawal dan mengawasi pelayanan publik di masing=masing daerah. Kedua, memberikan masukan terhadap berbagai kebijakan daerah baik PERDA, PERGUB, PERBUP/PERWAL dan kebijakan-kebijakan daerah yang lain yang muara utamanya adalah dalam rangka untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas bagi warga dan meningkatkan kesejahteraan warganya. Lahirnya PERDA pelayanan publik serta PERDA penyelenggaraan pendidikan di tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta adalah salah satu contoh peran serta LOD DIY dalam terumuskannya aturan tersebut. Ketiga, sistem pengaduan melalui SMS Gateway telah mendekatkan dan memudahkan warga masyarakat dalam menyampaikan pengaduan atas persoalan yang dialami di bidang pelayanan publik. Melalui sms ini banyak warga yang jauh dari akses transportasi bisa menyampaikan keluhannya dengan biaya yang murah. Keempat, sistem audit sosial dengan melibatkan warga masyarakat terutama tokoh-tokoh masyarakat yang diharapkan bisa menjadi perpanjangan tangan LOD DIY dalam melakukan fungsi penerima pengaduan dan menindaklanjuti persoalan. Kelima, sistem informasi dan dokumentasi LOD DIY sudah mempunyai softwarenya yang bisa dipergunakan untuk menyimpan berbagai data. Baik data kesekretariatan, data penelitian, serta data-data pengaduan yang selama ini telah ditangani ataupun sedang ditangani.

Adapun selama periode ketiga LOD DIY selama tahun 2012- 2014 ada Jumlah tindaklanjut laporan selama periode III tahun 2012-2014 disesuaikan dengan laporan yang masuk di LOD DIY dengan jumlah pengaduan sebanyak 601 laporan yang terdiri dari 153 laporan tahun 2012, 312 laporan tahun 2013, 136 laporan tahun 2014.

Adapun dari tren kasus yang dilaporkan lima besar selama periode ini antara lain: bidang kesehatan, bidang pendidikan, pertanahan, bantuan sosial dan perizinan menjadi tren kasus yang paling banyak diadukan oleh warga masyarakat. Meningkatnya laporan pengaduan yang disampaikan oleh warga masyarakat bisa disebabkan karena semakin meningkatnya kesadaran akan hak warga negara dan juga semakin tahunya warga masyarakat terhadap keberadaan Lembaga Ombudsman Daerah dalam menangani persoalan. Selain itu sms gateway merupakan sarana untuk menjangkau dan memudahkan bagi warga masyarakat terutama yang berada di lokasi yang lebih jauh dengan LOD DIY bisa dengan mudah menyampaikan laporannya. Selain itu juga program audit sosial dengan melibatkan tokoh masyarakat juga turut memberikan andil membuka pengetahuan warga masyarakat tentang keberadaan Lembaga Ombudsman Daerah.

Pada tahun 2014 LOD DIY telah menerbitkan jurnal LOD DIY sebagai media untuk memproduksi ilmu pengetahuan yang berguna bagi masyarakat luas baik masyarakat akademik maupun instansi-instansi pemerintahan serta masyarakat pada umumnya. Pada tahun 2014 ada dua jurnal yang telah terbit di mana dua tema yang diambil yaitu edisi yang pertama tentang jaminan kesehatan nasional sedangkan tema untuk edisi kedua adalah merupakan kompilasi dari hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. POKJA bidang penelitian dan pengembangan juga telah melakukan penelitian yang mendasarkan pada basis data kasus yang diadukan di LOD DIY kemudian ditelaah dan dianalisis berdasarkan pada goodwill penyedia pelayanan untuk melakukan perubahan atas rekomendasi yang telah diberikan oleh LOD DIY. Selain melakukan penelitian setahun terakhir LOD DIY juga menerbitkan Ombudsman Brief untuk merespon isu-isu sistemik yang diadukan oleh warga masyarakat. Salah satu kasus yang direspon dengan terbitnya Ombudsman brief adalah kasus masalah pendidikan. Dalam dunia pendidikan masih banyak istilah pungutan dan sumbangan yang masih rancu dalam pelaksanaannya di lapangan sehingga banyak praktek penahanan ijazah di sekolah baik SMP maupun SMA. Selain melalui ombudsman brief juga diselenggarakan diskusi publik yang mengangkat tema sesuai dengan tren pengaduan yang paling banyak diadukan. Selain itu juga dilakukan penguatan kapasitas internal untuk refreshment materi terkait dengan kebutuhan-kebutuhan internal LOD DIY.

Semakin dikenalnya LOD DIY oleh warga masyarakat tidak lepas dari peran yang telah dilakukan oleh pokja bidang sosialisasi dan penguatan jaringan. Ada beberapa metode sosialisasi kepada masyarakat yang telah dilakukan. Diantaranya sosialisasi dilakukan dengan melalui media elektronik seperti siaran di televisi dan siaran di radio juga sosialisasi yang dilakukan langsung kepada warga masyarakat. Selain melalui media elektronik sosialisasi juga dilakukan dengan media cetak seperti dengan leaflet, kelender serta penulisan di media. Sosialisasi juga biasa dilakukan sekaligus dengan diskusi merespon tren kasus yang sedang muncul di LOD DIY dengan mendiskusikan bersama narasumber yang ahli di bidang persoalan yang sedang didiskusikan.

Sebagai bagian dalam supporting system kesekretariatan LOD DIY telah bekerja secara maksimal untuk mendukung kinerja dalam penanganan laporan baik dari surat menyurat untuk klarifikasi, mediasi, investigasi, audiensi serta kordinasi dengan pihak-pihak terkait. Begitu juga telah mengatur berbagai agenda rapat-rapat serta  tata kelola anggaran yang dibutuhkan dalam proses kegiatan dan program yang telah dilakukan selama setahun. Adalah hal yang tidak mudah agar anggaran yang terbatas bisa memenuhi seluruh kebutuhan kantor secara memadai dan merata. Begitu juga terkait dengan sistem pelaporan-pelaporan baik laporan bulanan, laporan triwulan, maupun laporan tahunan yang senantiasa menjadi bagian dan kewajiban yang harus dilakukan. Selain itu, sistem informasi dan dokumentasi yang memudahkan bagi masyarakat untuk mengakses informasi dan data-data yang dibutuhkan melalui website yang selalu di update dan accessible. Begitu juga dengan urusan kerumahtanggaan yang saat ini telah tersedia ramp yang portable agar kantor LOD DIY mempunyai fasilitas yang ramah terhadap penyandang disabilitas.

Tentu selama setahun terakhir masih banyak hal kekurangan yang ada pada kepengurusan anggota periode ketiga tahun 2012- 2014 karena ada pepatah tiada gading yang tak retak begitu juga “no one is perfect” tetapi dengan segala keterbatasan baik keterbatasan anggaran, sumber daya manusia dengan jumlah pengaduan yang luar biasa mudah mudahan inovasi yang selama ini telah dilakukan akan tetap senantiasa dilanjutkan pada periode berikutnya. Sedangkan hal-hal yang dianggap kurang baik agar senantiasa bisa lebih ditingkatkan agar ke depan harapannya lebih baik. Sungguh pun saat ini LOD DIY telah melebur dalam fungsi Lembaga Ombudsman DIY dimana di dalamnya ada fungsi Ombudsman Swasta dan sekaligus Ombudsman Daerah namun harapannya tidak menyurutkan semangat serta daya dukung dalam menyelesaikan setiap pengaduan yang ditangani secara memadai dan lebih baik.

Selengkapnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *