Laporan Triwulan 2 Tahun 2013 LOD DIY

Program Kegiatan yang dilakukan pada triwulan kedua tahun 2013 ini pada dasarnya merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan yang sedang berlangsung pada triwulan pertama tahun 2013. Namun, Ada hal yang urgent dilakukan oleh Lembaga Ombudsman Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (LOD DIY) khususnya terkait dengan payung hukum bagi kepastian pelayanan publik di daerah untuk menjamin hakhak warga DIY terpenuhi dan terfasilitasi oleh penyelenggara pelayanan publik di daerah.

LOD DIY bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY bersinergi dan berkolaborasi dalam tim bersama menyusun rancangan naskah akademik berikut draft Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pelayanan Publik yang sedang dan dalam proses pembahasan sampai saat ini. Ada rangkaian pertemuan dan diskusi yang dilakukan oleh Tim penyusun Naskah Akademik Raperda pelayanan publik ini. Diawali dalam diskusidiskusi di LOD DIY (Tim Penelitian LOD DIY) begitu juga dengan tim yang ditunjuk dalam penyusunan naskah akademik dan raperda pelayanan publik. Sebagai awal brainstorming untuk menjaring gagasan dari para stakeholder, LOD DIY bekerja sama dengan DPRD DIY mengadakan seminar dengan mengambil tema tentang Pelayanan Publik Membaca Nalar dan Kontekstualisasinya yang diselenggarakan di ruang rapat paripurna lantai II Gedung DPRD DIY. Tema ini diusung untuk menggali bagaimana nilainilai kekhasan di DIY yang bisa menjadi core value dalam penyusunan raperda pelayanan publik sekaligus merepresentasikan kebutuhan masyarakat akan pelayanan publik yang harus dijamin oleh pemerintah DIY. Dari masukan masukan yang ada di seminar dilanjutkan dalam kegiatan kelompok diskusi terarah yang diselenggarakan secara berkelanjutan.

Selain program kolaborasi penyusunan raperda pelayanan publik di atas, LOD DIY juga sedang menyiapkan jurnal edisi pada semester pertama (edisi XIII) pada tahun 2013 ini dengan mengambil tema “LOD DIY Dalam Bingkai Keistimewaan DIY”. Tema tersebut diambil, karena pasca disahkannya Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY, sehingga perlu dikaji dan dianalisis keberadaan LOD DIY dalam bingkai keistimewaan DIY. Penyusunan dan penerbitan jurnal ini dimulai dengan rapat tim redaksi dengan pembagian peran para penulis dan editor masingmasing rubrik yang dibutuhkan berikut scheduling yang sudah dirancang dan disepakati bersama.

Terkait dengan persoalan yang sedang menjadi trend pengaduan,  ada dua persoalan utama yang membutuhkan penyelesaian secara sistemik diantaranya adalah persoalan tentang kepesertaan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) juga pengaduan terkait dengan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi atas kenaikan harga BBM.  Terkait kepesertaan jamkesmas LOD DIY telah membuat policy brief begitu juga telah menyampaikan rekomendasi kepada Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) DIY terkait pengaduan yang masuk setelah melakukan cross check lapangan (investigasi) kepada para pelapor yang kemudian dinyatakan berhak diusulkan untuk mendapatkan kartu kepesertaan Jamkesmas.

Begitu juga dengan pengaduan persoalan tentang BLSM, sampai saat ini sekitar 1.700 pengaduan tentang BLSM dilaporkan ke LOD DIY yang masuk n melalui sms gateway. Diantara sekian banyak pengaduan, mayoritas mereka mempersoalkan terkait pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS) yang tidak tepat sasaran. Begitu juga menanyakan tentang kriteria yang layak mendapat BLSM tersebut. Merespon pengaduan BLSM ini LOD DIY berkordinasi dengan pihak kantor pos dan TKPKD Provinsi dan TKPKD Kabupaten dan Kota Se-DIY untuk menyikapi dan menyelesaikan persoalan terkait dengan aduan masyarakat ini. Dari hasil koordinasi dan diskus dihasilkan beberapa rekomendasi bersama yang akan disampaikan kepada TNP2K selaku pemangku kebijakan terkait kepesertaan Kartu Perlindungan Sosial (KPS) sehingga pemegang KPS inilah yang dinyatakan berhak untuk mendapatkan tidak saja BLSM namun juga Raskin dan juga BSM.

Untuk menyikapi berbagai persoalan di atas maka Pada triwulan kedua tahun 2013 ini Pokja Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) pada awalnya menyiapkan desain penelitian bertemakan tentang modus mal administrasi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah DIY, namun karena ada kemendesakan akan kebutuhan kepastian payung hukum di daerah terkait pelayanan publik, maka penelitian diubah temanya menjadi penelitian tentang raperda pelayanan publik DIY. Dalam penelitian ini Pokja Litbang sebagai leading sector pelaksana penelitian telah menyiapkan bahanbahan serta datadata dengan tahapan tahapan diskusi yang melibatkan berbagai pihak sampai kemudian terumuskannya draft naskah akademik dan draft raperda pelayanan publik yang kemudian dibahas dalam tim penyusun di DPRD DIY.

Selain dua trend pengaduan yang masuk tentang kepesertaan jamkesmas dan BLSM. LOD DIY pada triwulan kedua tahun 2013 ini menerima sekitar 56 pengaduan yang mayoritas bidang persoalannya adalah masalah kesehatan, perijinan dan pendidikan yang menempati posisi teratas bidang yang diadukan. Sedangkan bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh penyelenggara pelayanan publik lebih banyak pada pengabaian hak dan melalaikan kewajiban. Selain menerima pengaduan sebagaimana program rutin LOD DIY, Pokja Bidang Penanganan Laporan melakukan program audit sosial dengan memberikan penguatan kapasitas kepada kelompok masyarakat yang harapannya bisa menjadi dutaduta ombudsman yang melakukan fungsi kontrol pelayanan publik di masyarakat.

Sebagai program rutin, LOD DIY tetap melakukan sosialisasi kepada warga masyarakat baik melalui media cetak, elektronik ataupun secara langsung bertemu dengan warga masyarakat. Sosialisasi melalui media televisi dilakukan dengan bekerja sama dengan AdiTV dengan mengambil tema tentang sistem pengaduan sms gateway dan tentang penerapan kurikulum baru yaitu kurikulum 2013 di dunia pendidikan. Begitu juga siaran di radio dan juga dengan warga masyarakat. Harapannya agar LOD DIY semakin membumi dikenal oleh warga masyarakat sehingga masyarakat merasa terlindungi dan terjamin hakhaknya.

Sedangkan untuk program rutin kesekretariatan proses surat menyurat dan dokumentasi arsip LOD DIY terdokumentasikan secara tertib. Berikut juga terselenggaranya rapatrapat, baik rapat pleno maupun rapatrapat yang lain. Kebutuhan sarana prasarana juga banyak perbaikan yang dilakukan untuk pengecatan dan pembersihan lingkungan di LOD DIY agar terlihat bersih dan rapi.

Semoga dalam triwulan pertama pada tahun 2013 ini banyak langkah positif yang dilakukan mendapatkan hasil yang memuaskan. Aamin.

Selengkapnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *