LOD Tak Pernah Klarifikasi ke Pemilih Lahan

Kuasa hukum Thomas Ken Damastono mengaku keberatan dengan langkah Lembaga Ombudsman Daerah (LOD) DIY. Keberatan tersebut disampaikan lantaran LOD telah melakukan pemeriksaan dan pemanggilan terhadap sejumlah pihak terkait sengketa tanah di Jalan Mas Suharto, yang diklaim sebagai milik Thomas Ken Damastono.

Diwakili Jiwa Nugroho, Thomas Ken mengatakan, LOD seharusnya menjaga prinsip objektivitas, imparsial dan netralitas. Sementara, ia menyebut pihaknya sebagai pemilik tanah, tidak pernah diminta klarifikasi objek pegaduan tersebut.

“Berdasarkan informasi yang kami peroleh, ternyata tanah milik klien kami menjadi objek pengaduan oleh penghuni liar yang tidak memiliki bukti kepemilikan,” terangnya.

Melalui surat yang dikirm ke Tribun Jogja tertanggal 22 Januari 2013, ia menuturkan bahwa pengadu tak memiliki sertifikat tanah maupun bukti izin pemanfaatan obyek tanah dari pemilik. Karena itu, ia menilai pengadu bukanlah pihak yang memiliki legal standing sebagai pengadu pada LOD DIY.

Ia juga menegaskan bahwa kliennya adalah pemilik sah atas sebidang tanah pekarangan seluas 1860 meter persegi yang terletak di kelurahan Suryatmajan, Danurejan, Yogyakarta. Hal tersebut, kata dia, tercatat dalam SHM No 425/Suryatmajan atas nama Thomas Ken Darmastono.

Jiwa Nugroho juga meminta semua pihak, khususnya kepada LOD DIY, untuk tunduk pada penyelesaian melalui jalur hukum. Hal tersebut merujuk pada Surat Tanda Bukti Lapor (STBL) No STBL/374/XII/2012/DIY/Polresta Yka tertanggal 4 Desember 2012.

“Klien kami memilih penyelesaian atas penguasaan tanah oleh 9 orang tersebut melalui jalur hukum. Jadi kami harap semua pihak tidak melakukan hal-hal yang lebih jauh dan saling merugikan,” tegasnya. (ton)

Sumber: Tribun Jogja Sabtu, 26 Januari 2013

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *