Ombudsman DIY Banjir Aduan dari Tenaga Kerja

YOGYAKARTA – Tahun ini terjadi pergeseran aduan di Lembaga Ombudsman DIY pada bidang swasta. Di bidang ini, tercatat aduan tentang sektor ketenagakerjaan mengungguli sektor keuangan. Di mana jumlah aduan untuk sektor ketenagakerjaan di tahun 2016 mencapai 49 kasus, tahun sebelumnya mencapai 40 kasus.

Kepala Bidang Pelayanan dan Investigasi Ombudsman DIY, Hanum Aryani mengungkapkan terdapat pergeseran kasus, di mana tahun lalu aduan sektor keuangan lebih banyak daripada sektor ketenagakerjaan.

“Perkembangan ekonomi, pembangunan dan masuknya era perdagangan bebas, memberi dampak yang luar biasa pada sektor ketenagakerjaan. Ada modus eksploitasi tenaga kerja di sini,” beber Hanum, seperti dilansir dari laman Harian Jogja, Jumat (30/12/2016).

Kasus-kasus yang banyak terjadi kata dia, di antaranya penahanan ijazah tenaga kerja oleh pelaku usaha. Kasus ini menurutnya, cukup banyak diadukan dan merupakan persoalan pelik. Pasalnya, belum ada sistem yang tegas untuk mengantisipasi praktik penahanan ijazah tersebut.

Selain itu sambungnya, persoalan tentang kontrak kerja yang tidak sesuai, pemberian upah di bawah upah minimum hingga persoalan jaminan sosial yang tidak diperoleh sejumlah tenaga kerja juga kerap dikeluhkan.

“Penyelesaiannya selama ini masih dilakukan dengan mediasi saja. Paling menarik adalah penahanan ijazah yang bahkan praktiknya juga dilakukan oleh pengusaha kecil di bidang kuliner atau pada sales,” tukasnya.

(put)

Sumber

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *