Penggalian Bangunan Hotel Dimulai, Pagar Bumi SMP Bekas Sekolah Sultan Terancam Roboh?

Sutriyati | Selasa, 27 Januari 2015

Tanah di sekitar pagar bumi bangunan SMPN 3 Yogyakarta longsor akibat proses penggalian tanah untuk pembangunan hotel di kawasan Jalan Pajeksan Yogyakarta, Selasa (27/1). (Sutriyati/kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Tanah di sekitar pagar bumi milik SMPN 3 Yogyakarta di Jalan Pajeksan No.18 Yogyakarta sempat longsor akibat proses penggalian tanah untuk bangunan hotel di sekitar sekolah tersebut.

Kepala Sekolah SMPN 3 Yogyakarta, Sofwan mengatakan proses penggalian tersebut telah mengikis pondasi pagar sepajang kurang lebih lima meter, sehingga beresiko merobohkan pagar dan mengancam keselamatan para siswa yang berada di lokasi sekitar longsoran.(Baca juga: Pemberian Izin Hotel Bermasalah, Masyarakat Diminta Bergerak)

“Kekhawatiran kami, ini berbahaya karena bisa ambrol, kemudian kami mengirim surat pemberitahuan ke Pemkot dan ditindaklanjuti dengan memasang pagar kayu di daerah bahaya,” kata Sofwan kepada kabarkota.com, di ruang kerjanya, Selasa (27/1).

Sofwan mengaku tidak mengetahui secara pasti proses peruntukan bangunan tersebut. Hanya saja, jika nantinya itu adalah bangunan hotel, maka pihaknya merasa keberatan dengan berbagai alasan. (Baca juga: Perjuangan Warga Kota Yogya Belakang Hotel dibingkai Film Dokumenter)

“Jika itu (bangunan) hotel, maka kami akan mengajukan sejumlah tuntutan kepada pihak pengelola hotel,” ucapnya lagi. Di antaranya, jangan sampai hotel tersebut mencemarkan lingkungan sekitarnya, etika sopan santun dalam berpakaian para pengelola atau pun penghuni hotel harus dijaga, menjaga hubungan baik dengan lingkungan sekitar hotel, serta adanya kompensasi bagi sekolah.

Dalam Surat Pemberitahuan dari Dinas Perizinan Kota Yogyakarta Nomor 640/357 tertanggal 26 Januari 2015 memang tidak disebutkan peruntukan bangunan yang telah mendapatkan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) tertanggal 24 Maret 2014 ini.

Namun, berdasarkan pantauan kabarkota.com, dari IMBB yang terpasang di lokasi penggalian, tanah seluas 1.065 meter persegi atas nama Eko Bimantoro itu akan difungsikan sebagai bangunan hotel setinggi delapan lantai, dengan luas bangunan mencapai 4.995 meter.(Baca juga: Pukat UGM: Izin Pembangunan Hotel Bukan Barang Gratis)

Berdasarkan catatan sekolah, Gubernur DIY yang juga Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono x adalah salah satu alumnus SMPN 3 Yogyakarta pada tahun 1982. Selain Sultan, Mantan Kapolda DIY, Haka Astana juga lulusan dari SMP ini pada tahun 1973 lalu.

SUTRIYATI

Sumber

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *