Selama Periode 2008-2011

Bidang Pendidikan, Aduan Tertinggi di LOD

YOGYA (KR) – Selama periode September 2008 – Desember 2011 Lembaga Ombudsman Daerah (LOD) DIY menerima sekitar 450 aduan dari masyarakat. Aduan tertinggi di bidang pendidikan yang mencapai 20 persen. Disusul perizinan (17 persen), peringkat di bawahnya bidang kesehatan dan pertanahan.

“Aduan di bidang pendidikan masih menduduki peringkat pertama,” kata Ketua LOD DIY yang baru Ratna Mustika Sari ketika silaturahmi di kantor SKH Kedaulatan Rakyat Jl P Mangkubumi Jumat (13/1). Aduan di bidang pendidikan yang disampaikan seputar penahanan ijazah dan pungutan liar.

Turut hadir dalam silaturahmi itu, Mukhsin Achmad (Wakil Ketua LOD), Siwi Dwi Lestari (Kepala Pokja Sosialisasi), Buyung Ridwan Tanjung (Kepala Pokja Penanganan Laporan), Uswatun Khasanah (Asisten LOD DIY) dan Yulia Arisandi (Sekretaris). Rombongan diterima Pimpinan Redaksi KR yang juga anggota tim seleksi LOD-LOS DIY Periode 2012-2015 Drs Octo Lampito MPd.

Dikatakan Ratna, LOD yang baru saja dikukuhkan oleh Gubernur memiliki tiga PR aduan yang belum dapat diselesaikan pada periode sebelumnya. Yakni aduan mengenai masalah pertanahan di Desa Sinduadi Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman, rehab rekons SD Srunen Sleman dan masalah tanah di Sidoarum. (Ast)-f

Sumber : SKH Kedaulatan Rakyat 15 Januari 2012 Halaman 2

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *