Tim 9 Siap Datang

Warga Minta Audit Investigasi Dipercepat

SLEMAN – Panitia pelepasan tanah kas Desa Sinduadi yang terdiri atas Sembilan pejabat teras pemkab atau popular dengan istilah Tim 9 menyatakan kesiapannya dipanggil Komisi A DPRD Sleman. Kesiapan itu sekaligus untuk memberikan klarifikasi terkait kasus pelepasan tanah kas Desa Sinduadi yang sekarang menjadi polemik. “Kami akan datang,” ujar Wakil Ketua Tim 9 Drs Sukamto MSi, di ruang kerjanya, kemarin.

Sukamto yang sehari-hari menjabat sebagai kepala BPN Kantor Pertanahan Sleman ini mengatakan saat ini proses penggantian tanah kas Desa Sinduadi telah memasuki tahap ketiga. Dari tanah yang dilepaskan seluas 3,3 hektare, pihaknya berhasil mendapatkan pengganti seluas 5,6 hektare. “Saat ini tanah pengganti yang sudah selesai prosesnya dan sudah dibayar mencapai seluas 4,7 hektare atau 70 persen dari rencana,” terangnya.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sleman Sadar Narimo SH mengatakan jadwal pemanggilan terhadap Tim 9 yang diketuai Sekkab Sleman Sutrisno direalisasikan pada Rabu (23/11), pukul 10.00. usai mengadakan dengar pendapat, Komisi A langsung mengadakan peninjauan lapangan.

Terpisah, sejumlah warga dan tokoh masyarakat Dusun Purwosari mengharapkan agar rencana audit investigasi atas kasus tukar guling tanah kas di desanya secepatnya diwujudkan. “Terus terang sebagai warga kami risih. Kenapa tanah kas di dusun kami jadi masalah,” ungkap seorang tokoh yang disegani di dusun yang dikelilingi banyak perumahan elite itu. (kus)

Sumber: Radar Jogja, Selasa 22 November 2005

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *